Cara Benar Pakai Chain Lube (99% Orang Salah!)

Pernah nggak sih kalian merasa rantai motor cepet banget karatan atau malah berisik? Padahal udah rajin kasih pelumas rantai. Nah, kemungkinan besar kalian termasuk dalam 99% orang yang salah cara pakai chain lube!

Tenang, bukan berarti kalian gagal jadi anak motor. Memang banyak yang keliru soal ini, termasuk yang udah bertahun-tahun berkendara. Yuk, kita bahas cara benar pakai chain lube supaya rantai motor awet dan performa tetap optimal!

Kesalahan Fatal yang Sering Dilakukan

Langsung semprot pas rantai panas. Ini kesalahan nomor satu yang paling sering terjadi. Habis riding langsung buru-buru semprot chain lube karena mikir “kan pelumas lebih gampang meresap pas panas”. Eits, salah besar! Justru pelumas bakal menguap dan nggak nempel sempurna di rantai.

Terlalu banyak semprotan. Banyak yang mikir, “semakin banyak semakin bagus”. Padahal, chain lube berlebihan malah jadi magnet debu dan kotoran yang bikin rantai cepet kotor dan aus.

Salah posisi penyemprotan. Kebanyakan orang asal semprot ke permukaan rantai aja. Padahal yang paling penting adalah bagian dalam sambungan rantai (pin dan roller).

Cara Benar Pakai Chain Lube

1. Bersihkan Rantai Dulu

Sebelum kasih pelumas, pastikan rantai bersih dari kotoran dan sisa pelumas lama. Gunakan chain cleaner atau bisa juga pakai minyak tanah. Sikatlah dengan lembut sampai bersih.

2. Tunggu Rantai Dingin

Kalau habis berkendara, tunggu minimal 15-20 menit supaya rantai dingin dulu. Suhu ideal untuk aplikasi chain lube adalah suhu ruangan.

3. Posisi Penyemprotan yang Tepat

Ini kuncinya: semprot bagian dalam rantai, tepatnya di area roller dan pin. Bukan di permukaan luar! Caranya, putar roda belakang pelan-pelan sambil semprot ke bagian dalam rantai dengan jarak sekitar 5-10 cm.

4. Secukupnya Aja

Nggak perlu sampai meleleh ke mana-mana. Cukup lapisan tipis yang merata di seluruh bagian rantai. Satu putaran roda penuh dengan semprotan tipis sudah cukup.

5. Diamkan 5-10 Menit

Setelah disemprot, diamkan dulu sebelum berkendara. Biarkan pelumas meresap ke dalam sambungan rantai. Kalau langsung jalan, pelumas bakal terlempar keluar karena gaya sentrifugal.

6. Lap Bagian Luar

Setelah pelumas meresap, lap bagian luar rantai dengan kain bersih. Ini untuk menghilangkan kelebihan pelumas yang bisa jadi magnet kotoran.

Kapan Waktu yang Tepat Kasih Chain Lube?

Idealnya, berikan chain lube setiap 500-800 km sekali dalam kondisi normal. Tapi kalau habis kena hujan atau riding di medan berdebu, langsung bersihkan dan kasih pelumas lagi.

Pro tips: Kasih chain lube malam hari sebelum motor diparkir. Jadi paginya pelumas udah meresap sempurna dan motor siap dipakai.

Jenis Chain Lube yang Cocok

Ada beberapa jenis chain lube di pasaran:

  • Spray lube: Paling praktis, cocok untuk penggunaan sehari-hari
  • Gel/paste lube: Lebih tahan lama, cocok untuk touring jarak jauh
  • Wax-based lube: Nggak terlalu lengket, cocok untuk kondisi kering

Pilih sesuai kebutuhan dan kondisi berkendara kalian.

Dampak Kalau Salah Pakai Chain Lube

Rantai jadi cepat aus, berisik, bahkan bisa putus tiba-tiba kalau udah parah. Gear depan dan belakang juga ikut cepat rusak. Belum lagi performa motor yang menurun dan konsumsi bahan bakar yang jadi boros.


Nah, sekarang udah tahu kan cara benar pakai chain lube? Mulai sekarang, jangan sampai masuk kategori 99% yang salah lagi ya! Rawat rantai motor dengan benar, motor kalian bakal awet dan nyaman dikendarai. Selamat mencoba!

Share your love

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Prove your humanity: 0   +   5   =  

For security, use of Google's reCAPTCHA service is required which is subject to the Google Privacy Policy and Terms of Use.